Saturday, July 30, 2016
Mandi di Angkot
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Yah,
sejujurya judul ini emang absurd dan gak layak untuk diangkat menjadi judul *apalah apalah* 

Ini
pengalamanku tadi pagi , tepatnya hari senin. Hari dimana para pelajar mulai
pergi kesekolah setelah liburan panjangnya pasca lebaran dan aku adalah orang
yang akan pergi ke suatu tempat menggunakan transportasi paling murah, yaitu
angkot.
Pas
berangkat cuacaya emang agak gerimis, gak deres tapi sedeng-sedeng lumayan
gitulah. Sepanjang perjalananku, masih aman –aman aja sih. Pak supir naikin dan
nuruninpenumpang sesuai permintaan para
penumpangnya.
Nah, pas uda lewat pom bensin suatu hal yang amat sangat absurd
tiba-tiba menimpaku. Anyone know what was happen to me on that time ??
Nah, pas uda lewat pom bensin suatu hal yang amat sangat absurd
tiba-tiba menimpaku. Anyone know what was happen to me on that time ??
Aku
dimandiin ama angkot. Astagah !!
Semangat Ala Saya
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
kayaknya aku
mulai merasa lelah dengan aktivitas yang telah menelan dan menenggelamkan hobi dan
kegemaranku. Dulunya aku sangat terobsesi
menjadi wanita karir. Tapi nyatanya obsesiku ini tak semenyenangkan yang
kubayangkan, yang ada malah sangat menyita waktu dan perhatianku, hingga aku
lupa usiaku sudah beanjak dewasa dan aku belum punya calon pendamping.,
Eaaa
curhaaaat, hahaha

Pernah
gak kalian kepikiran tentang mimpi-mimpi kalian ? tentang gimana caranya kalian
bakal mewujudkan mimpi-mimpi kalian ?
Sunday, May 22, 2016
Entahlah
Hari ini bukan hal yang baik untuk menulis, tapi
jika dibandingkan tidur dibawah kehangatan selimut sambil ditemani gemuruh
hujan. Yah, kalian tau sendiri lah mana yang lebih bermanfaat J
Aku hidup sebagai mahasiswa dengan konsentrasi jurusan
yang paling sedikit peminatnya. Konon katanya,apa yang aku pilih ini adalah
yang paling lama lulusnya,paling susah mata kuliah nya, dosennya paling sering
bolosnya, bahkan karena terbatasnya jumlah mahasiswa di konsentrasi ku ini, tak
jarang teman pada jurusan yang sama namun berbeda konsentrasi menanyakan ‘apa aku baik-baik saja’ .
Thursday, April 28, 2016
Mengenang Si Ucing
Hari ini cuacanya mendung, pas banget buat tiduran. Hehehe :p
Kalau uda tiduran gini, pasti jadi males ngapa-ngapain. Mentok yaa paling maenin hapee. Cari artikel atau situs yang muat konten gratis lucu kayak meme, komik dst.
Lumayan lama aku berkutat dengan hapee kulu-kulu ini, rasanya bosan juga jika hanya seperti ini. Aku buka foto yang aku simpan di galeri hapeeku. Tampaklah beberapa foto kedekatanku sama kucing ku yang dulu. Sejenak aku berfikir, andai saja ia masih hidup. Mungkin aku tak akan merasa kesepian seperti saat ini.
Kalau uda tiduran gini, pasti jadi males ngapa-ngapain. Mentok yaa paling maenin hapee. Cari artikel atau situs yang muat konten gratis lucu kayak meme, komik dst.
Lumayan lama aku berkutat dengan hapee kulu-kulu ini, rasanya bosan juga jika hanya seperti ini. Aku buka foto yang aku simpan di galeri hapeeku. Tampaklah beberapa foto kedekatanku sama kucing ku yang dulu. Sejenak aku berfikir, andai saja ia masih hidup. Mungkin aku tak akan merasa kesepian seperti saat ini.
Dulu, setiap kali aku pulang kuliah.
Saturday, April 23, 2016
Mimpi Semalam
Yah, semalem aku mimpi tentang hal yang dulu pernah dan sering aku lakuin.
Mimpi tentang rumah lama ku, tentang papa dan kucing kesayanganku yg uda meninggal :(
Mimpi tentang rumah lama ku, tentang papa dan kucing kesayanganku yg uda meninggal :(
Ya, kami bermain di papan kayu yang beralaskan kardus samping rumah. Papan itu kami jadikan bangku untuk bersandar maupun sekedar berbaring melepas penat. Bahkan terkadang jika malam sudah tiba, kamar tidur hanya sebuah ruangan tak bertuan.
Sunday, April 3, 2016
Saya yang Bodoh
Hari
senin ini mungkin jadi hari yang menyebalkan buat aku.Yah, aku ngelakuin
kesalahan yang gak biasa aku lakuin, dan ini memalukan. Kesalahannya yaitu
plagiat tugas. *iyeee eike tau ini benar-benar
menjijikan*
Hari
senin ini mungkin jadi hari yang menyebalkan buat aku.Yah, aku ngelakuin
kesalahan yang gak biasa aku lakuin, dan ini memalukan. Kesalahannya yaitu
plagiat tugas. *iyeee eike tau ini benar-benar
menjijikan*
Ya
Allah ngenes banget lho rasanya, yang niatnya uda bener banget dari awal malah
akhirnya buntutnya jadi kayak gini. Maunya sih semoga presentasi materi bisa
berjalan dengan mulus. Eh, sekarang malah jadinya kayak gini. Satu sisi aku
sebel karena nasehat dosen yang ngena banget dengan nada tingginya. Satu sisinya
lagi aku ngerasa kayak idiot yang sesungguhnya karena
udah
Ngecewain dosen yang nyatanya baik
dan jelas ketika ngasih materi ke aku.
Sebenarnya aku bisa saja nggak
melakukan hal bodooh ini, tapi kan niatanku baik. Aku cuma pengen temen yang lain juga teliti
dengan bahan yang aku kasih. Mereka ga harus menerima mentah—mentah apa yang
udah aku buat.
Aaaaargt….
Sudahlah..
Memang dari awal aku yang salah, gak
seharusnya aku ngelakuin hal yang bodoh ini. jengkel sama temen yang gak
berbuat apa-apa itu namanya kekanak-kanaka banget. Please deh taa, Tuhan lagi
negur aku untuk ngelakuin hal yang lebih baik dari ini.
Oh iya selesai mata kuliah pagi
tadi, aku berusaha kejar dosenku yang tiba-tiba jalannya cepet banget. Aku coba
hentikan laju jalannya dengann memanggilnya
“Pak, bapaak!”
koyok anak nyeluk bapak e bae yak
Alhamdulillahnya
dosenku noleh. Aku semakin mantab untuk mendekatinya, menjelaskan dan mengakui
kesalahan bodoh ku tadi. Tentunya dengan kata-kata yang tersendat-sendat
“Pak , saya minta maaf untuk hal yang tadi saya lakukan” dan
bla blabla
Raut kekecewaan yang jelas tergambar di wajah dosen ku ini. aku
tau hal ini akan membuatku surut. Aku gak bisa liat orang dengan wajah kecewa,
sedih, menyesal atau apalah itu. Intinya muka asem, kucel ngambek sedih itu gak
enak diiliat.
Langkahku mundur mengetahui kekecewaan beliau yang tergammbar
semakin jelas. Saat itu aku hanyabenar-benar ingin meminta maaf dengan tulus. Aku
benar-benar ingin melakukan suatu hal yang bisa menebus kesalahanku. Bahkan jika
aku harus berhenti dari mata kuliah yang aku program saat ini.
Sepertinya itu ganjaran yang tepat untuk menebut kesalahanku. Nilai
bisa diperbaiki suatu saat nanti. Sedangkan kecewa, aku sendiri pun tak tau apa
penawarnya. Karena menurutku Tuhan memberikan penawar yang berbeda-beda untuk
setiap individunya.
#Maaf untuk mengecewakan bapak hari ini.




